Jakarta, CNBC Indonesia – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) telah menerima pengalihan liabilitas polis Jiwasraya sebanyak 313.009 polis dengan total liabilitas senilai Rp37,89 triliun hingga 3 Mei 2024.

Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakanĀ IFG Life juga telah melakukan pembayaran klaim kepada para pemegang polis (pempol) eks Jiwasraya sebesar Rp13,95 triliun.

“Terhitung sejak Desember 2021 sampai dengan 30 April 2024, nilai klaim yang telah dibayarkan IFG Life untuk pemegang polis eks Jiwasraya mencapai Rp13,95 triliun. Ini sebagai wujud dari komitmen kuat kami untuk membayarkan manfaat polis para nasabah.” ujar Ryan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, (30/5/2024).

Ryan memastikan pembayaran manfaat ini tetap menjaga risk-based capital (RBC) di level sehat sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni di atas 120% untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

Sebagaimana diketahui, proses restrukturisasi Jiwasraya dinyatakan selesai oleh Kementerian BUMN pada akhir Desember 2023. IFG Life berperan menerima pengalihan polis, sehingga manfaat polis nasabah eks Jiwasraya dapat tetap berjalan.

“Kami bersyukur IFG Life berhasil menyelesaikan amanat negara untuk menerima pengalihan polis dari Jiwasraya. Ini semua merupakan hasil kerja bersama dan dukungan semuapihak sehingga semua nasabah yang polisnya dialihkan mendapatkan keberlanjutan manfaat polis,” tutur Ryan.

Di sisi lain, pendapatan premi IFG Life sampai dengan April 2024 mencapai Rp 453,7 miliar yang ditopang oleh produk tradisional. Angka ini melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023.

Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu IFG Life menjabarkan, premi dari produk asuransi tradisional berkontribusi paling besar mencapai 95% dari total pendapatan premi. Sementara itu, komposisi pendapatan premi dari produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked hanya sebanyak 5%.

“Hal ini memang tidak terlepas dari fokus kami untuk berusaha seoptimal mungkin memperkuat sekaligus membawa kembali asuransi ke garis awal mulanya, yakni perlindungan,” ujarnya.

Dari sisi saluran distribusi, kanal bisnis bancassurance juga memiliki potensi besar. IFG Life mengalami perkembangan signifikan kanal bisnis bancassurance sejak menjalin kerjasama preferred partnership dengan BTN.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Jika Jiwasraya Dibubarkan, Aset Saham Bakal Dijual?


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *