Jakarta, CNBC Indonesia- Head of Macroeconomics & Financial Research BSI, Kahfi Riza menyebutkan berlanjutnya era suku bunga tinggi dengan BI Rate di 6,25% akan berdampak pada naiknya biaya dana maupun penyaluran kredit perbankan.

Kondisi ini utamanya terjadi pada kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 1 dan 2 yang memiliki dana lebih dana terbatas. Namun demikian hingga Q1-2024 kinerja bisnis perbankan masih sangat baik ditopang pertumbuhan kredit sektor konsumer.

Sementara bagi Manajer Investasi, era suku bunga tinggi disebut Direktur Ciptadana AM, Herdianto Budiarto tidak lantas menjadikan perbankan sebagai sektor yang dihindari investor. Dimana, kondisi pertumbuhan kredit yang double digit dan ditopang ekonomi positif maka sektor perbankan masih menjanjikan.

Seperti apa dampak era suku bunga tinggi ke ekonomi dan investasi? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Head of Macroeconomics & Financial Research PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Kahfi Riza dan Direktur Ciptadana Asset Management, Herdianto Budiarto dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 20/05/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *