Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) optimis nilai tukar rupiah akan cenderung menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini seiring dengan perkembangan positif dari dalam dan luar negeri.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (21/5/2024)

“Enggak usah kaget, enggak usah bingung Rp15.900 alhamdulillah yang penting stabil┬ádi sekitar Rp16.000 menuju Rp15.900 dan seterusnya,” ungkapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah bergerak pada level Rp15.900-16.000 per dolar AS.

“Dari hari ke hari nilai tukar naik turun tapi secara keseluruhan BI melihat rupiah stabil dan akan cenderung menguat,” jelas Perry.

Penguatan rupiah dipengaruhi oleh kebijakan moneter BI dalam mitigasi dampak rambatan ketidakpastian ekonomi global. Salah satunya kenaikan suku bunga acuan pada April 2024 menjadi 6,25%.

“Kembali masuknya aliran portfolio asing, kedua menariknya imbal hasil, ketiga prospek ekonomi Indonesia yang bagus dibanding emerging market yang ke empat komitmen BI menjadi stabilitas nilai tukar rupiah,” terangnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


BI Bakal Bikin ‘Kolam Renang’ Besar, Rupiah Siap Perkasa!


(mij/mij)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *