Jakarta, CNBC Indonesia – Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai tahun buku 2023, seperti keputusan tahun lalu. Ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Rabu (22/10/2024).

Direktur GIAA Prasetio menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, penggunaan laba bersih perusahaan hanya dipakai untuk menutupi ekuitas perusahaan yang masih negatif. Sementara itu sepanjang tahun 2023, Seperti diketahui Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha konsolidasi 40% di tahun kinerja 2023, atau sebesar US$2,94 miliar dibandingkan dengan pendapatan usaha di tahun sebelumnya yaitu US$2,1 miliar.

“Jadi sesuai ketentuan karena kita masih negatif equity, laba bersih itu hanya diperbolehkan untuk mengurangi negative equity. Tidak bisa, dibagi sebagai dividen kepada pemegang saham,” katanya di Konferensi Pers RUPST Garuda Indonesia di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Tangerang, Rabu (22/5/2024).

Prasetio kemudian menyampaikan bahwa pihaknya berkeyakinan atas perbaikan ekuitas Garuda Indonesia akan tetap bertumbuh tahun ini. Ini tercermin dari tahun 2023, yakni pendapatan usaha tumbuh 40% sedangkan beban usaha hanya tumbuh 4%. Begitu juga kinerja operasional sudah positif di US$ 6 juta.

Garuda Indonesia pun membidik tahun ini dapat membalikkan ekuitas negatif menjadi positif.

“Tahun ini seharusnya sudah positif ya, itu aspirasi dari pemegang saham seperti itu,” ujar Prasetio.

Oleh karena itu, kata dia, Garuda Indonesia harus mendorong terus untuk percepatan perbaikan ekuitas perusahaan.

Setahun yang lalu, Garuda Indonesia memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari hasil capaian laba bersih tahun buku 2022 yang sebesar US$ 3,73 miliar atau setara Rp 55,95 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/US$). Capaian tersebut sangat signifikan setelah perseroan mencatat rugi bersih senilai US$ 4,15 miliar (Rp 62,25 triliun) pada 2021.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Sah! OCBC NISP Sepakat Bagi Dividen Rp1,65 T atau Rp 72/Saham


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *