Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar rupiah akan terus menguat ke depan. Kini posisi dolar Amerika Serikat (AS) setara dengan Rp 16.000.

Demikianlah disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (21/5/2024)

“Ke depan nilai tukar rupiah diperkirakan stabil┬ádengan kecenderungan menguat didorong imbal hasil menarik sejalan kenaikan BI Rate, premi risiko turun dan prospek ekonomi lebih baik dan komitmen BI untuk terus menstabilkan nilai tukar rupiah,” jelasnya.

Dalam tiga pekan terakhir, rupiah berada dalam tren penguatan dipengaruhi oleh kebijakan moneter BI dalam mitigasi dampak rambatan ketidakpastian ekonomi global.

“Respons kebijakan ini mendorong aliran masuk modal asing terutama ke SBN dan SRBI,” kata Perry.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


BI Ramal Suku Bunga Fed Turun di Semester II-2024


(mij/mij)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *