Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk menaikkan level suku bunga acuan 25bps dan menjadikan BI Rate berada di level 6,25%.

Director & Head of Indonesia Corporates Fitch Ratings, Felita menilai langkah bullish BI akan berdampak ke sejumlah sektor usaha terkait beban bunga dan utang perusahaan.

Selain itu kenaikan suku bunga bisa menimbulkan tekanan konsumsi pada sektornya bukan merupakan kebutuhan wajib seperti otomotif dan properti. Diperkirakan penjualan mobil berpotensi melemah di 2024 dan naiknya suku bunga kredit perumahan.

Seperti apa dampak kenaikan suku bunga ke korporasi? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Director & Head of Indonesia Corporates Fitch Ratings, Felita dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 21/05/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *