Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah terus menggenjot peluang investasi baru melalui 16 proyek strategis nasional (PSN) baru di tahun 2024 ini. Nantinya, proyek tersebut akan terus dilanjutkan hingga pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Oktober 2024 hingga tahun 2029.

Secara total, mengutip data Kemenko Perekonomian seluruh PSN baru ini memiliki nilai investasi hingga sekitar Rp 1.257 triliun yang masuk dalam Permenko Perekonomian Nomor 6 tahun 2024.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan ke-16 PSN tersebut tidak akan menggunakan banyak anggaran pemerintah. Kebanyakan 16 PSN ini akan digarap pihak swasta dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Dalam rapat lalu kita sepakati 16 PSN baru yang tidak membutuhkan APBN, prioritas pemerintah memiliki dampak signifikan dan nilai tambah tinggi. Investasinya juga tidak kecil dan punya perencanaan pembangunan yang berlanjut,” ungkap Airlangga dikutip Senin (20/5).

Beberapa dari proyek strategis tersebut, Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) milik Agung Sedayu Group dan Bumi Serpong Damai (BSDE) menjadi sorotan. Pasalnya, kawasan-kawasan itu merupakan hasil pengembangan oleh dua developer properti andalan, yaitu konglomerat Aguan dan Salim Group di balik pengembangan PIK, sementara pengembangan BSD dikelola oleh Sinar Mas Group.

Pada proyek PIK 2 (PANI) sendiri bakal ada pembangunan kawasan pariwisata yang ramah lingkungan. Pengembangan kawasan pariwisata ini dilakukan di atas lahan seluas 1.700 hektare lebih.

Dari keterangan perusahaan disebutkan, di PIK 2 akan dibangun beberapa fasilitas. Mulai dari taman berkonsep eco-park bernama Taman Bhinneka, destinasi safari dan pendukungnya, lapangan gol bertaraf internasional, wisata ramah lingkungan berbasis mangrove dan pesisir pantai, sirkuit internasional, hingga resor ekowisata.

Proyek ini memiliki nilai investasi hingga Rp 65 triliun. Dengan target penyerapan tenaga kerja secara langsung sebanyak 6.235 orang dan bisa digandakan hingga 13.500 orang sebagai efek pengganda pembangunan proyek. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang merekomendasikan proyek ini masuk ke daftar PSN.

Sementara itu, di BSDE bakal ada pengembangan kawasan kesehatan terpadu bertajuk kawasan Bio Medical. Pengembangan kawasan ini dilakukan di atas lahan seluas 59,68 hektare.

Kawasan ini akan memiliki fungsi-fungsi terpadu sebagai kawasan kesehatan. Di dalamnya bakal ada kegiatan pendidikan, riset, dan industri kesehatan.

Kementerian Kesehatan yang merekomendasikan proyek pengembangan kawasan Bio Medical BSD menjadi PSN dengan investasi mencapai Rp 18,54 triliun.

Proyek Bio Medical BSD diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 10.065 orang secara langsung maupun tidak langsung, dengan estimasi Penghematan Devisa sebesar Rp 10,1 triliun dan Perolehan Devisa sebesar Rp 5,6 triliun dari pengembangan layanan kesehatan yang ada.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


PIK 2 Milik Aguan Masuk Proyek Strategis Pemerintah, Kenapa?


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *