Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu saham pegangan investor kawakan Lo Kheng Hong, PT ABM Investama Tbk. (ABMM), sepakat membagikan dividen tunai tahun buku 2023 sebesar US$50 juta. Jumlah itu setara dengan Rp799,85 miliar, jika mengacu kurs Rp15.997/US$.

Adapun jumlah saham ABMM yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 30 April 2024 sejumlah 2.753.165.000 saham. Dengan demikian, dividen per saham ABMM di kisaran Rp290,52 per saham.

Lantas, berapakah nilai dividen tunai yang akan diperoleh Lo Kheng Hong? Mengutip data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), “Warren Buffett”-nya Indonesia itu menggenggam saham ABMM sebanyak 138.278.300 atau sebesar 5,02%, per 13 Mei 2024.

Dengan begitu, Lo Kheng Hong berpotensi memperoleh dividen sekitar Rp 40 miliar dari perusahaan tambang batu bara itu.

Dividen tersebut akan didistribusikan pada 14 Juni 2024 kepada para pemegang saham ABMM yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 29 Mei 2024.

Pembagian dividen itu akan menggunakan laba bersih tahun 2023 ABMM yang tercatat sebesar US$289 juta. Maka, rasio payout dividen sebesar 17,3% dari laba bersih.

ABMM juga menyetujui penggunaan laba dengan menyisihkan US$100 ribu sebagai cadangan. Kemudian, sisa laba bersih akan ditambahkan pada laba ditahan untuk kegiatan usaha perseroan.

Sementara itu, berdasarkan RTI Business, saham ABMM ditutup merosot 5,1% ke posisi 3.700 pada penutupan perdagangan Rabu (15/5/2024).

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Lo Kheng Hong Blak-blakan Menabung Bikin Miskin, Kok Bisa?


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *