Jakarta, CNBC Indonesia – Dewan Komisioner OJK pengawas Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno mengungkapkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sepanjang bulan April 2024.

IHSG terkoreksi 0,35% sepanjang bulan April dan berakhir di 7.232,2 dan sejak awal tahun telaah melemah 0,75%.

Inarno menjelaskan salah satu alasan pelemahan IHSG terjadi akibat adanya tekanan eksternal.

“Tekanan di pasar saham global terdampak ke domestik dengan IHSG terkoreksi,” ujar Inarno dalam Rapat Dewan Komisioner OJK Senin 13 Mei 2024.

Kapitalisasi pasar tercatat terkerek 3,45% menjadi Rp 12.077 triliun.

OJK tidak merinci besaran aksi jual (net sell) asing sepanjang bulan April, namun mengungkapkan sejak awal tahun (YtD) asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) Rp 7,5 triliun.

Mengutip data RTI, dalam sebulan terakhir asing tercatat melakukan aksi jual bersih Rp 23,25 triliun saham RI di seluruh pasar, dengan net buy YtD tersisia Rp 1,5 triliun

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


OJK Kasih Bocoran Pasar IPO RI, 25 Calon Emiten Sudah Daftar


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *