Jakarta, CNBC Indonesia – Ternyata, makin rajin bekerja tak selamanya membawa peluang kaya raya. Pasalnya, Francisco Rivera, pria asal Florida, AS, berhasil menghasilkan US$ 38,500 atau Rp617 juta per bulan dengan hanya bekerja 20 menit sehari.

Francisco Rivera awalnya seorang guru bimbel. Namun, akibat terjadi perubahan pasca-Covid, bisnis bimbel mengalami perubahan dan mengharuskan Rivera mencari pekerjaan baru. Dia pun bergegas mencari ide bisnis hingga memutuskan berbisnis barang print on demand.

Kepada CNBC Make It, Rivera memilih bisnis lilin organik yang akan dicetak berdasarkan pembelian di situs jual beli, Etsy. Dia mengaku selama menjalani bisnis, waktu kerjanya menjadi lebih sedikit dibanding menjadi guru bimbel. Dia hanya bekerja 20 menit sehari. Terkadang juga sampai dua jam bekerja jika bisnisnya sedang ramai.

Meski waktu kerjanya hanya sebentar, CNBC Make it mencatat bisnis Rivera bisa menghasilkan keuntungan US$462.000 per tahun atau Rp7 miliar. Jika dihitung per bulan, maka dia bisa mendapat cuan US$38,500 atau Rp 617 juta. Pada titik ini, dia merasa pekerjaannya sebagai pengusaha sangat menguntungkan.

“Saya menghasilkan lebih banyak dari yang pernah saya dapatkan, dan melakukan lebih sedikit dari yang pernah saya dapatkan,” kata Rivera.

Menurutnya, nominal keuntungan segitu diperoleh karena berbisnis print-on-demand sangat menguntungkan.

“Keunggulan model print-on-demand adalah risikonya yang sangat rendah. Biayanya US$0,20 untuk mencantumkan sesuatu di Etsy. Bahkan, saya meminjam akun Canva orang lain yang versi Pro seharga US$120,” katanya.

Hanya saja dalam menjalani bisnis ini butuh modal dan tekad kuat, serta konsisten.

“Kalau kita konsisten kerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, kenapa kekonsistenan itu enggak diterapkan saat menjalani bisnis?,” tanya Rivera.

Selain butuh tiga sikap seperti itu, Rivera juga berpesan bahwa untuk memulai bisnis harus pandai melihat peluang. Katanya, kita harus meneliti produk apa yang laris manis dan minim resiko kegagalan, sehingga bisa memulai bisnis sendiri sekalipun tanpa pengalaman.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Covid-19 Melonjak, Saham Farmasi & Kesehatan Semarak Lagi?


(luc/luc)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *