Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,67% hari ini, Jumat (26/4/2024). Indeks ditutup pada level 7.036,075 atau menyentuh titik paling rendah sepanjang tahun ini. 

Sebanyak 153 saham naik, 422 turun, dan 203 stagnan. Sepanjang hari ini nilai perdagangan IHSG mencapai Rp 14,35 triliun yang melibatkan 16,87 miliar dalam 1,1 juta kali transaksi.


Adapun IHGS pada hari ini menyentuh titik terendah sejak 29 November 2023. IHSG pada tahun ini sempat menyentuh level tertinggi 7.433 pada 14 Maret 2024.

Pada hari ini seluruh sektor kompak turun. Penurunan tertinggi dipimpin oleh sektor cyclical, kesehatan, keuangan, energi dan non-cyclical yang terjun lebih dari 1%.

Sebagai informasi, sejak keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 6,25% pada April 2024, IHSG telah ambruk nyaris 2%.

BI memutuskan untuk mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) dalam upaya menstabilkan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, IHSG juga melemah di tengah memburuknya sentimen pasar global. Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat (AS) merilis data pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024.

Perekonomian AS diketahui hanya tumbuh sebesar 1,6% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2024, dibandingkan dengan 3,4% pada kuartal sebelumnya dan di bawah perkiraan sebesar 2,5%. Ini merupakan pertumbuhan terendah sejak kontraksi pada paruh pertama 2022 lalu.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Breaking! IHSG Ambles 1% ke Level 7.106,44


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *